Beritapiral.com – JAKARTA, Dugaan praktik penyelewengan BBM subsidi yang selama ini menjadi sorotan publik kembali mencuat. Partai Gerindra menyatakan akan memberikan hadiah Rp10 juta bagi masyarakat yang berani melaporkan dan memberikan bukti adanya penyalahgunaan BBM subsidi di lapangan. (20/03/26)
Dilansir dari laman resmi Partai Gerindra, program tersebut disampaikan oleh anggota DPR sekaligus Ketua DPP Gerindra Bambang Haryadi. Ia menegaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk mendorong masyarakat ikut serta mengawasi distribusi BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi rakyat kecil.
Menurut Bambang, masyarakat yang menemukan indikasi penyelewengan—seperti pengisian berulang menggunakan kendaraan modifikasi, pemindahan BBM ke penampungan ilegal, atau aktivitas mencurigakan di sekitar SPBU—diminta untuk mendokumentasikan bukti berupa foto maupun video.
Bukti tersebut kemudian dapat dilaporkan kepada pengurus Gerindra di daerah atau anggota fraksi Gerindra di parlemen. Jika laporan dinilai valid dan terbukti, pelapor akan mendapatkan apresiasi berupa hadiah uang tunai sebesar Rp10 juta.
Langkah ini disebut sebagai bentuk dorongan agar masyarakat tidak lagi diam ketika melihat praktik yang diduga merugikan negara. Pasalnya, BBM subsidi seharusnya dinikmati oleh sektor yang benar-benar membutuhkan, seperti petani, nelayan, dan angkutan umum.
Namun di tengah kebijakan tersebut, muncul pertanyaan di tengah publik: seberapa besar praktik penyelewengan BBM subsidi terjadi hingga masyarakat harus diberi insentif untuk berani melaporkannya?
Jika dugaan permainan BBM subsidi memang masih terjadi, maka dampaknya bukan hanya merugikan negara dari sisi anggaran subsidi, tetapi juga memukul masyarakat kecil yang bergantung pada ketersediaan BBM bersubsidi.
Karena itu, publik kini menunggu bukan sekadar laporan masyarakat, tetapi juga langkah tegas aparat penegak hukum dalam membongkar jaringan mafia BBM yang selama ini diduga bermain di balik distribusi energi bersubsidi.
(Dilansir dari laman resmi: Partai Gerindra)
