Si Jago Merah Mengamuk, Kapolres Tulang Bawang Turun Langsunh 50 Hektare Lahan Terbakar Berhasil Di Jinakan

Si Jago Merah Mengamuk, Kapolres Tulang Bawang Turun Langsunh 50 Hektare Lahan Terbakar Berhasil Di Jinakan

Spread the love

Beritapiral.com, Tulang Bawang — Kepulan asap dan kobaran api yang muncul di wilayah Sadeng KM 28 Divisi V PT SIL, Kabupaten Tulang Bawang, langsung mendapat respons cepat dari jajaran Polres Tulang Bawang. Tak ingin titik api berkembang menjadi kebakaran lahan yang lebih luas, Kapolres Tulang Bawang AKBP Adri Bhirawasto, bersama Pejabat Utama (PJU) turun langsung melakukan pengecekan sekaligus penanganan di lokasi. (28/08/26)

 

Pengecekan titik hotspot tersebut dilakukan pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Langkah ini merupakan bentuk deteksi dini dan respons cepat Polres Tulang Bawang dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Tulang Bawang didampingi Wakapolres Tulang Bawang Kompol Dade Suhaeri, PJU Polres Tulang Bawang, Kapolsek Dente Teladas, Kepala BPBD Tulang Bawang Hariyanto, Kepala Dinas Damkar Tulang Bawang Umar, serta Chief Security PT SIL, Jinggo.

 

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan adanya titik api yang membakar lahan tebu dan area rawa dengan luas kurang lebih 50 hektare.

Tidak menunggu api semakin membesar, personel gabungan bersama pihak perusahaan langsung bergerak melakukan pemadaman dan pendinginan. Koordinasi lintas instansi dan pihak perusahaan juga dilakukan untuk memastikan api tidak menjalar ke area lainnya.

Upaya keras tersebut membuahkan hasil.

 

Dengan dukungan mobil Pemadam Kebakaran (PMK) milik PT SIL, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapolres Tulang Bawang AKBP Adri Bhirawasto menegaskan bahwa pengecekan langsung ke lapangan merupakan bagian dari upaya kepolisian memastikan setiap informasi mengenai hotspot dapat segera ditindaklanjuti.

 

“Kami tidak ingin menunggu api membesar. Begitu titik panas terpantau, kami langsung melakukan pengecekan ke lapangan dan mengambil langkah penanganan bersama seluruh pihak terkait. Ini merupakan bentuk deteksi dini dan respons cepat dalam mencegah kebakaran lahan meluas,” tegas AKBP Adri Bhirawasto.

 

Menurutnya, kondisi lahan yang relatif kering ditambah cuaca panas menjadi faktor yang harus diwaspadai karena dapat mempercepat penyebaran api apabila tidak segera ditangani.

 

“Kondisi cuaca saat ini harus menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat maupun pihak perusahaan untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan,” ujarnya.

 

Kapolres juga menekankan pentingnya sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla.

 

“Penanganan Karhutla bukan hanya tugas satu pihak. Dibutuhkan sinergitas dan kepedulian bersama. Polres Tulang Bawang akan terus melakukan monitoring, deteksi dini serta memberikan respons cepat apabila ditemukan titik hotspot maupun titik api,” kata Kapolres.

 

Jajaran Polres Tulang Bawang juga akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan hotspot di wilayah hukumnya. Personel di lapangan diarahkan meningkatkan koordinasi dengan perusahaan, perangkat kampung dan masyarakat di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran.

 

Selain itu, Bhabinkamtibmas turut diminta aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Kapolres menegaskan, apabila nantinya ditemukan adanya indikasi kebakaran yang disebabkan oleh unsur kesengajaan maupun kelalaian, pihaknya akan melakukan pendalaman sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika ditemukan adanya unsur kesengajaan atau kelalaian yang menyebabkan kebakaran, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai aturan hukum,” pungkasnya.

 

(**)

Tinggalkan Balasan