sfD7DeJG Kerbau Bebas Merusak Kebun Warga, Pemda Diminta Jangan Tutup Mata Terhadap Jeritan Petani Kibang Pacing
Kerbau Bebas Merusak Kebun Warga, Pemda Diminta Jangan Tutup Mata Terhadap Jeritan Petani Kibang Pacing

Kerbau Bebas Merusak Kebun Warga, Pemda Diminta Jangan Tutup Mata Terhadap Jeritan Petani Kibang Pacing

Beritapiral.com – Tulang Bawang, Keluhan masyarakat Kampung Kibang Pacing, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Kabupaten Tulang Bawang terkait kerbau liar yang merusak perkebunan warga kini semakin memanas. Walaupun persoalan tersebut sudah viral diberitakan media dan ramai diperbincangkan di media sosial, namun hingga kini diduga belum ada tindakan nyata maupun penertiban serius dari pihak terkait. (11/05/26)

 

Kawanan kerbau masih saja bebas berkeliaran masuk ke area perkebunan masyarakat dan merusak tanaman singkong milik petani. Tanaman yang baru berumur beberapa bulan diinjak hingga habis dimakan, membuat para petani kembali mengalami kerugian besar.

 

Warga menduga adanya unsur pembiaran karena ternak dibiarkan lepas tanpa pengawasan yang jelas. Bahkan masyarakat menilai para pemilik ternak seakan bertindak semena-mena dan menganggap persoalan tersebut hal biasa walaupun masyarakat kecil terus menjadi korban.

 

Jeritan petani pun pecah dalam rekaman video yang beredar luas. Dengan nada penuh kecewa, seorang petani meminta langsung kepada Bupati Tulang Bawang agar turun ke lapangan melihat penderitaan rakyat Kibang Pacing yang selama bertahun-tahun harus menghadapi persoalan serupa.

 

> “Tolong pak bupati… kebun saya diacak-acak lagi,” ucap seorang petani dalam video sambil memperlihatkan tanaman singkong miliknya yang rusak.

 

 

 

Ironisnya, warga menyebut gangguan ternak kerbau tersebut bukan baru sekali terjadi. Persoalan itu disebut sudah menjadi penyakit tahunan yang seolah tidak pernah terselesaikan. Hingga kini masyarakat mengaku belum melihat adanya aturan tegas maupun penertiban yang mampu memberikan efek jera.

 

Situasi tersebut kini mulai menjadi sorotan luas dan berpotensi menjadi perhatian nasional apabila Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang tidak segera turun tangan mengambil langkah tegas.

 

Masyarakat khawatir apabila kondisi ini terus dibiarkan, maka konflik antar warga dapat meledak sewaktu-waktu. Emosi para petani disebut sudah berada di titik jenuh setelah bertahun-tahun mengalami kerugian tanpa adanya kepastian penyelesaian.

 

Warga mendesak Bupati Tulang Bawang, aparat penegak hukum Polres hingga Kodim agar segera turun langsung ke lokasi dan melakukan penertiban sebelum persoalan tersebut berkembang menjadi konflik sosial yang lebih besar.

 

Dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dan keterbukaan informasi publik, media ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers tentang Pers. Oleh karena itu, media kami membuka ruang seluas-luasnya kepada pihak pemilik maupun pengelola ternak kerbau untuk memberikan hak jawab dan klarifikasi resmi.

 

(Tim/red | bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *