Adik Kandung Buka Suara soal Kematian Yulia di Mesuji, Keluarga Minta Masyarakat Bantu Ungkap Petunjuk

Adik Kandung Buka Suara soal Kematian Yulia di Mesuji, Keluarga Minta Masyarakat Bantu Ungkap Petunjuk

Spread the love

Beritapiral.com, Mesuji- Kematian Yulia, perempuan berusia 38 tahun yang ditemukan meninggal dunia di area perkebunan kelapa sawit Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, masih menyisakan tanda tanya. Keluarga besar korban kini berharap adanya informasi dari masyarakat yang dapat membantu mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan tak bernyawa. (14/10/26)

 

Sandi Hasan Jaya, adik kandung kelima almarhumah, angkat bicara mewakili keluarga besar saat diwawancarai tim media melalui WhatsApp. Ia meminta masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan kakaknya sebelum kejadian agar bersedia memberikan informasi kepada keluarga maupun pihak kepolisian.

 

“Barang kali ada masyarakat yang melihat korban terakhir kali bersama siapa, kami berharap bisa memberikan informasi kepada keluarga atau kepolisian. Siapa tahu informasi tersebut menjadi petunjuk penting. Kami pastikan identitas pemberi informasi akan kami rahasiakan dan lindungi,” ungkap Sandi.

 

Menurutnya, sekecil apa pun informasi yang dimiliki masyarakat berpotensi membantu penyelidikan. Karena itu, keluarga berharap siapa pun yang mengetahui sesuatu terkait aktivitas terakhir almarhumah tidak ragu menyampaikan informasi melalui jalur yang tepat.

 

Keluarga Persilakan Media Publikasikan Foto Korban secara Bermartabat

 

Sandi juga menyampaikan bahwa keluarga tidak keberatan apabila media maupun konten kreator menampilkan foto almarhumah untuk kepentingan pemberitaan dan membantu mengungkap kasus tersebut.

 

Namun, ia meminta agar publikasi dilakukan secara pantas, beretika, dan tetap menghormati martabat korban. Apabila foto memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak dipertontonkan, keluarga meminta agar bagian tersebut disamarkan atau di-blur.

 

Terkait penggunaan hijab dalam foto, Sandi menyatakan keluarga tidak mempermasalahkannya. Baginya, yang terpenting adalah pemberitaan tetap menjaga kehormatan almarhumah dan tidak menjadikan musibah ini sebagai bahan sensasi.

 

Keluarga Percayakan Penyelidikan kepada Polisi

 

Hingga saat ini, keluarga mengaku masih menaruh kepercayaan penuh kepada kepolisian untuk mengungkap penyebab kematian Yulia. Keluarga juga masih menantikan hasil pemeriksaan medis, termasuk hasil autopsi, yang diharapkan dapat membantu menjelaskan penyebab kematian korban.

 

Keluarga berharap penyelidikan dilakukan secara serius, profesional, dan transparan agar fakta-fakta yang sebenarnya dapat terungkap serta keadilan bagi almarhumah dapat diwujudkan.

 

Sandi turut menyampaikan terima kasih kepada para konten kreator dan insan pers yang telah membantu memberitakan kasus tersebut. Ia berharap perhatian media tidak berhenti pada pemberitaan awal, tetapi terus berlanjut hingga ada kejelasan mengenai perkembangan penanganan perkara.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada media dan para konten kreator yang sudah membantu meliput. Kami berharap kasus ini terus dikawal agar kakak kami benar-benar mendapatkan keadilan,” demikian harapan Sandi.

 

Identitas Keluarga Almarhumah

 

Almarhumah Yulia, yang dalam kesehariannya akrab disapa Mbak Jol, merupakan putri dari Nurhalizah. Ia memiliki enam saudara kandung, yakni:

 

1. Dina Mariana

2. Susilawati

3. Linda Yunita

4. Sandi Hasan Jaya

5. Yulina Yuniati

6. Andik Gunawan, yang akrab disapa Agos

 

Publik Menanti Kejelasan

 

Kematian Yulia menjadi perhatian masyarakat dan menimbulkan harapan agar seluruh petunjuk yang tersedia dapat ditelusuri secara menyeluruh. Informasi dari masyarakat, hasil pemeriksaan medis, serta keterangan para saksi diharapkan dapat membantu penyidik menyusun fakta secara utuh.

 

Tim media akan terus memantau perkembangan kasus ini dan membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak-pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, demi pemberitaan yang berimbang dan berlandaskan fakta.

 

(Tim/red |bersambung)

Tinggalkan Balasan