Ketua LSM LIPAN Resmi Laporkan Dugaan Pungli di SMP Putra Jaya, Minta Aparat Bertindak Tegas

Ketua LSM LIPAN Resmi Laporkan Dugaan Pungli di SMP Putra Jaya, Minta Aparat Bertindak Tegas

Spread the love

Beritapiral.com – Tulang Bawang., Ketua Lembaga Independent Pemantau Anggaran Negara (LIPAN) Kabupaten Tulang Bawang, Joni Zantoni, resmi melaporkan temuan dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di lingkungan SMP Putra Jaya, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang.

 

Laporan tersebut disampaikan setelah tim LSM LIPAN melakukan penelusuran lapangan dan menerima informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan pungutan kepada siswa dalam proses pengambilan ijazah serta persoalan lain yang dinilai membebani wali murid.

 

Joni menegaskan, pendidikan seharusnya menjadi tempat mencerdaskan generasi bangsa, bukan justru dijadikan ruang untuk mencari keuntungan dengan membebani siswa maupun orang tua.

 

“Kami resmi menyampaikan laporan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan. Jika benar ditemukan pelanggaran, kami berharap ada teguran keras dari pihak berwenang. Bila terdapat unsur tindak pidana, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Joni kepada media Beritapiral.com, Senin (21/4/2026).

 

Menurutnya, praktik dugaan pungli di lingkungan sekolah tidak boleh dibiarkan karena dapat mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan. Ia meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang turun tangan dan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh.

 

Selain itu, Joni juga mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut bila ditemukan indikasi penyalahgunaan wewenang ataupun tindakan yang merugikan masyarakat.

 

LSM LIPAN, lanjut Joni, akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada kejelasan dan tindakan nyata dari instansi terkait. Ia menegaskan, pengawasan terhadap penggunaan kewenangan di sektor pendidikan merupakan bagian dari kontrol sosial demi terciptanya pemerintahan yang bersih.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMP Putra Jaya maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut.

 

(Tim/red | bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *