Dugaan praktik pungutan liar (pungli) melalui pemasangan portal jalan di wilayah Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, menuai sorotan publik. Portal jalan yang disebut mendapat persetujuan dari empat kepala kampung itu diduga menjadi titik pungutan terhadap kendaraan yang melintas, khususnya kendaraan pengangkut hasil panen petani.
Padahal jalan tersebut merupakan jalan poros antar kampung yang menjadi akses utama masyarakat serta jalur distribusi hasil pertanian. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut justru dapat menambah beban ekonomi bagi para petani.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, empat kampung yang disebut dalam banner musyawarah, yakni Hargo Rejo, Medasari, Hargo Mulyo, dan Gedung Meneng Baru, memiliki estimasi luas sawah aktif sekitar 2.000 hektare.
Dengan produktivitas rata-rata padi sekitar 4,6 ton per hektare, potensi produksi gabah dalam satu kali panen diperkirakan mencapai sekitar 9.200 ton.
Jika setiap kilogram gabah dikenakan pungutan sebesar Rp50, maka potensi uang yang terkumpul dapat mencapai sekitar Rp460 juta dalam satu kali panen. Apabila terjadi dua kali panen dalam satu tahun, maka potensi pungutan tersebut dapat mendekati Rp1 miliar per tahun.
Sejumlah warga juga menyoroti dugaan adanya tumpang tindih sumber dana untuk perbaikan jalan. Pasalnya, menurut keterangan warga, selama ini pihak pabrik di sekitar wilayah tersebut disebut kerap memberikan bantuan material untuk perbaikan jalan secara sukarela.
Namun hingga saat ini, uang yang diduga telah terkumpul dari portal jalan tersebut yang disebut sudah mencapai puluhan juta rupiah belum terlihat digunakan secara jelas untuk kegiatan perbaikan jalan.
Publik pun meminta pemerintah daerah serta aparat penegak hukum untuk menelusuri persoalan ini secara transparan.
Sesuai dengan prinsip pemberitaan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, redaksi Beritapiral.com membuka ruang klarifikasi kepada para kepala kampung yang disebut dalam polemik ini maupun kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang untuk memberikan penjelasan resmi terkait persoalan tersebut.
Jika terdapat klarifikasi dari pihak terkait, redaksi siap memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.
Tagar YouTube:
#Beritapiral
#Investigasi
#DidugaPungli
#RawaJituSelatan
#TulangBawang
#PetaniDirugikan
#KontrolSosial
#PortalJalan
Tembusan Informasi:
Bupati Tulang Bawang
DPRD Kabupaten Tulang Bawang
Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang
Dinas PUPR Kabupaten Tulang Bawang
Polres Tulang Bawang
Kejaksaan Negeri Tulang Bawang
